LAPORAN
PRAKTIKUM
JARINGAN
KOMPUTER
(MODUL
2)
“IP
ADDRESS DAN SIMMULATOR CISCO PACKET TRECER”
DISUSUN
OLEH:
RUDIANTO
SINFC-2019-04
(20190910133)
UNIVERSITAS
KUNINGAN
PRODI
SISTEM INFORMASI
2019-2020
KATA PENGANTAR
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Puji dan syukur saya panjatkan kepada
Allah SWT yang telah memberikan karunia dan nikmatnya, tak lupa sholawat dan
salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW
kepada keluarga, sahabat, dan tak lupa kita selaku ummatnya yang taat dan patuh
pada perintah dan ajarannya.
Pada kesempatan ini saya ingin
menyampaikan Laporan Praktikum dengan judul " IP ADDRESS DAN SIMMULATOR
CISCO PACKET TRECER " sebagai bahan penilaian terhadap aktivitas
perkuliahan khususnya Praktikum Jaringan Komputer di Laboratorium Fakultas Ilmu
Komputer Universitas Kuningan.
Saya memohon maaf apabila dalam
penyusunan laporan ini ada kekurangan dan kesalahan penyusunan, semoga dapat
memberikan manfaat khususnya saya selaku penyusun laporan ini. Akhir kata saya
ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Kuninngan,
28 Oktober 2019
Penyusun
LANDASAN TEORI
Ø Pengertian
IP Address
IP
Address adalah sebuah alamat pada komputer agar komputer bisa saling terhubung
dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4 Blok, setiap blok di isi oleh
angka 0-255. Contoh IP Address seperti 192.168.100.1, 10.57.38.223, ini adalah
IpV4.
IP
Address memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan Host ID, contoh 192.168.100.1,
secara default Net ID nya adalah 192.168.100 dan Host ID nya adalah 1, agar
komputer bisa saling terhubung, IP yang digunakan Net ID nya harus sama, dan
Host ID nya harus beda. Contoh IP 1 memiliki IP Address 192.168.100.1 dan IP 2
memiliki IP Address 192.168.100.2 agar kedua komputer bisa terhubung.
Ø Pengertian
Cisco Packet Tracer
Packet
Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai
media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi
jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis
untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking
Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa
dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun
skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.
Ø Kegunaan
Cisco Packet Tracer
Packet
Tracer biasanya digunakan siswa Cisco Networking Academy melalui sertifikasi
Cisco Certified Network Associate (CCNA). Dikarenakan batasan pada beberapa
fiturnya, software ini digunakan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan
seabagai pengganti Cisco routers dan switches.Packet Tracer memungkinkan siswa
untuk merancang kompleks dan besar jaringan, yang sering tidak layak dengan
hardware fisik, karena biaya. Packet Tracer biasanya digunakan oleh siswa CCNA
Academy, karena tersedia untuk mereka secara gratis.
Ø Fungsi
Cisco Packet Tracer
Fungsinya
adalah untuk merancang sebuah sistem atau topologi jaringan yang akan di
terapkan pada dunia nyata/kerja, karena kalau kita merancang topologi jaringan
komputer tanpa bantuan aplikasi seperti ini bisa membutuhkan biaya yang mahal. Makanya cisco
membuat aplikasi seprti ini agar orang dapat belajar tanpa membutuhkan biaya
yang mahal.
PEMBAHASAN
Langkah-Langkah :
ü buka
lembar cisco packet tracer
ü tambahkan
ssatu buah satu buah switch type 2950-24 ke lembar kerja cisco packet tracer
ü dan
taambahkan 2 pc di lembar cisco packet tracer
ü lalu
lakukan pengkabelan menggunakan kabel type stright, sambungkan dari switc ke 2
pc yang ada di lembar cisco
ü klik
kiri pada pc yang ada di dalam lembar cisco packet tracer lalu klik pada tab
Dekstop
ü klik
static pada ip configuration
ü maukan
ip addressnya dan submit mask
PC
0
IP
Address : 10.10.10.1
Submit
Mask : 255`255.255.0
PC1
IP
Addres :10.10.10.2
Submit
Mask : 255.255.255.0
ü ketika
sudah masukan ip address dan submit masknya lalu tes koneksi pada pc tersebut
dengan cara.
ü klik
kiri pada pc lalu pilllih desktop dan pilih command promp dan tes koneksinya
dengan ping
ü lakukan
ping antara PC0 dengan PC1
ping<spasi>no_IP_tujuan
(ping
10.10.10.1)
ketika kita sudah test ping PC0 ke PC1
akan ada balasan pesan dari 10.10.10.1
seperti contoh pada gambar diatas, pada balsan dari contoh gambar itu, sudah
ada data kecepatan koneksi PC. billa
koneksi <50ms, maka koneksi pada PC itu bagus, jika msnya >50ms, maka koneksinya buruk.
ü tambahkan
2 switc dan 4 PC pada cisco packet tracer, sesudah itu lakukan pengkabelan,
lalu klik pada setiap pcnya dan masukan IP address dan submit mask sepeerti
contoh dibawah
ü dan
masukan ip address sesuai dengan gambar di bawah.
ü sudah
masukan ip address lalu cek dengan ping untuk mengetahui koneksi pada setiap
Pcnya
dapat diketahui hasil
dari tes ping diatas maka koneksi yang ada disetiap pc apabila <50ms
koneksinya itu bagus tetapi jika >50ms koneksinya dianggap buru.
KESIMPULAN
IP Address adalah sebuah alamat pada komputer agar
komputer bisa saling terhubung dengan komputer lain, IP Address terdiri dari 4
Blok, setiap blok di isi oleh angka 0-255. Contoh IP Address seperti
192.168.100.1, 10.57.38.223, ini adalah IpV4.
IP Address memiliki 2 bagian, yaitu Network ID dan
Host ID, contoh 192.168.100.1, secara default Net ID nya adalah 192.168.100 dan
Host ID nya adalah 1, agar komputer bisa saling terhubung, IP yang digunakan
Net ID nya harus sama, dan Host ID nya harus beda. Contoh IP 1 memiliki IP
Address 192.168.100.1 dan IP 2 memiliki IP Address 192.168.100.2 agar kedua
komputer bisa terhubung
Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan
Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga
dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Tujuan utama Packet Tracer
adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami
prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan
Cisco.
Dikarenakan batasan pada beberapa fiturnya, software
ini digunakan hanya sebagai alat bantu belajar, bukan seabagai pengganti Cisco
routers dan switches.Packet Tracer memungkinkan siswa untuk merancang kompleks
dan besar jaringan, yang sering tidak layak dengan hardware fisik, karena
biaya.
Fungsinya adalah untuk merancang sebuah sistem atau
topologi jaringan yang akan di terapkan pada dunia nyata/kerja, karena kalau
kita merancang topologi jaringan komputer tanpa bantuan aplikasi seperti ini
bisa membutuhkan biaya yang mahal. Makanya cisco membuat aplikasi seprti ini
agar orang dapat belajar tanpa membutuhkan biaya yang mahal.
Pada pengalamatan IP Address untuk setiap PC haruslah
berbeda-beda Host ID sedangkan untuk Network ID haruslah sama jika tidak maka
yang akan terjadi adalah Request Time Out. Dan solusi untuk mengatasi Request
Time Out adalah menyamakan Network ID nya sehingga bisa terkoneksi satu sama
lain.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar