Nama : Rudianto
NIM : 20190910133
Kelas : SINFC-2019-04
PERALATAN JARINGAN
Untuk membuat jaringan
komputer maka diperlukan tools dan peralatan jaringan diantaranya kabel dan
toolnya, NIC, Hub, Switch, Router, Modem, Bridge, Router, Access Point, PC,
Server dan lain-lain-lain.
Berikut adalah pembahasannya
:
A. KABEL DAN TOOLS
1. Kabel UTP
(Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel unshielded
twisted pair adalah kabel yang biasa digunakan untuk membuat jaringan atau
network komputer berupa kabel yang didalamnya berisi empat (4) pasang kabel
yang yang setiap pasangnya adalah kembar dengan ujung konektor RJ-45.
2. Kabel STP (Shielded
Twisted Pair)
Kabel STP sama dengan
kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung
isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum
digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1
3. Kabel F/O (Fiber
Optic)
Kabel fiber optic
merupakan kabel jaringanyang dapat mentransmisi cahaya. Dibandingkan dengan
jenis kabel lainnya, kabel ini lebih mahal. Namun, fiber optic memiliki
jangkauan yang lebih jauh dari 550 meter sampai ratusan kilometer, tahan
terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim data pada kecepatan yang
lebih tinggi dari jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic tidak membawa sinyal
elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel tembaga. Sebagai
gantinya, sinyal yang mewakili bit tersebut diubah ke bentuk cahaya.
Referensi toko : Trikomindo
4. Konektor RG 45
Kabel RJ-45 adalah
kabel Ethernet yang biasa digunakan dalam topologi jaringan omputer LAN maupun
jaringan omputer tipe lainnya. Konektor RJ-45 ini memiliki konfigurasi dua
macam, sesuai dengan perangkat yang ingin dihubungkannya, baik itu Straight
Through Configuration, Cross Over atau Rollover
5. Crimping Tools
Crimping tools berguna
untuk memotong, merapikan dan mengunci kabel UTP dalam melakukan instalasi
Networking.
6. LAN Tester
Alat yang digunakan
untuk mengetes sambungan diantara 2 ujung kabel.
B. PERALATAN JARINGAN
1. NIC (Network
Interface Card)
NIC merupakan pealatan
yang memungkinkan terjadinya hubungan antara network dengan komputer
workstation atau network dengan komputer server. Kebanyakan NIC merupakan
peralatan internal yang dipasangkan pada slot ekspansi dalam komputer baik slot
ekspansi ISA ataupun slot ekspansi PCI. Bahkan pada beberapa mainboard
komputer, NIC sudah dipasang secara onboard artinya menyatu dengan mainboard.
2. Hub
Hub berfungsi untuk
memperkuat sinyal dan tidak memiliki tingkat kecerdasan untuk menentukan tujuan
akhir informasi yang dikirim. Hub memiliki sejumlah port sehingga hub sering
disebut sebagai multiport repeater. Pada hub, sinyal yang dikirim akan diterukan
ke semua port yang dimiliki. Pada hub hanya terdapat satu jalur untuk semua
data yang masuk dan keluar. Sehingga setiap data harus bergantian menggunakan
hub jika tidak ingin terjadi tabrakan. Hub hanya mempuyai satu collision domain
(wadah tabrakan) untuk tiap port. Hub hanya mendukung half duplex yaitu data
hanya dapat dikirim dan diterima secara bergantian.
3. Switch
Switch bekerja pada
lapisan datalink sehingga sering disebut sebagai switch lapisan ke dua (Layer-2
switch). Cara kerja switch mirip dengan bridge yaitu mampu untuk mengenal
alamat MAC. Switch memiliki tabel penerjemah yang secara otomatis membuat
daftar alamat MAC dari komputer yang berada di jaringan. Dengan menggunakan
tabel alamat ini, switch meneruskan data ke alamat MAC komputer yang dituju.
Data yang masuk dan keluar dari suatu port dapat langsung masuk switch tanpa harus menunggu data lain yang melalui port lain. Hal ini dikatakan bahwa setiap port pada switch mempunyai collision domain sendiri yang sangat mempercepat pengiriman data pada jaringan.
Data yang masuk dan keluar dari suatu port dapat langsung masuk switch tanpa harus menunggu data lain yang melalui port lain. Hal ini dikatakan bahwa setiap port pada switch mempunyai collision domain sendiri yang sangat mempercepat pengiriman data pada jaringan.
4. Router
Router memiliki tingkat
kecerdasan yang tinggi dan mampu meneruskan data ke alamat-alamat tujuan yang berada
pada jaringan yang berbeda. Router bekerja pada lapisan network (lapisan ke
tiga) dan meneruskan paket data berdasarkan alamat logika seperti IP address.
5. Bridge
Bridge adalah perangkat
yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan
yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet). Bridge memetakan
alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing segmen
jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi
bridge.
6. Access Point
Mempunyai kegunaan
sebagai Switch atau HUB di jaringan lokal, yang bertindak untuk menghubungkan
jaringan lokal dengan jaringan wireless para client, di access point inilah
koneksi internet dari tempat anda
dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyalnya ( dalam satuan dBm ) semakin luas jangkauannya jaringan.
dipancarkan atau dikirim melalui gelombang radio, ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi area coverage yang akan dijangkau, semakin tinggi kekuatan sinyalnya ( dalam satuan dBm ) semakin luas jangkauannya jaringan.
7. Modem
Modem adalah singkatan
dari modulator demodulator. Modem ini berfungsi untuk mengubah sinyal digital
computer menjadi sinyal analog yang dapat di kirim lewat jaringan telephon atau
sebaliknya.
Ada dua jenis modem
yaitu :
- Modem Internal
adalah modem yang di
pasang langsung ke mainboard computer. Keuntungan menggunakan modem internal
adalah harga lebih murah tetapi kesulitannya untuk memasangnya dan
memindahkannya harus membongkar casing(computer).
- Modem eksternal
adalah modem yang
terpisah dengan computer. Keuntungan pengguna modem eksternal adalah
pemasangannya lebih gampang. Kelemahannya yaitu harganya lebih mahal.
C. KOMPUTER
1. Worstation
Semua komputer yang
terhubung ke server pada jaringan disebut dengan workstation. Workstation
merupakan komputer standar komputer yang dikonfigurasi menggunkan kartu
antarmuka jaringan, perangkat lunak jaringan dan kabel-kabel yang diperlukan.
Workstation tidak selalu membutuhknan floppy disk atau harddisk sebab file
dapat disimpan pada server.
2. Server
Suatu server merupakan
hati dari kebanyakan network. Server biasanya merupakan komputer berkecepatan
tinggi dengan kapasitas memori (RAM) dan simpanan yang besar, dan dihubungkan
dengan antarmuka jaringan yang cepat (fast network interface). Sistem operasi
jaringan bekerja pada komputer tersebut, bersama perangkat lunak aplikasi dan
file data yang diperlukan.

















Tidak ada komentar:
Posting Komentar