Nama : Rudianto
NIM : 20190910133
Kelas : SINFC-2019-04
IP Public dan IP Private
1. Pengertian
IP Public dan IP Private
a). IP Public
IP Public adalah IP address yang telah ditetapkan oleh InterNIC dan berisi beberapa buah network ID yang dijamin unik yang digunakan untuk lingkup internet, host yang menggunakan IP public dapat diakses oleh seluruh user yang tergabung diinternet baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui proxy/NAT). IP Addressing juga dikelompokkan berdasarkan negara, Indonesia umumnya dimulai dengan kepala 202 & 203. Contoh : P Public adalah akses Speedy modem yang merupakan IP Public 125.126.0.1
b). IP Private
IP Private adalah IP address yang digunkan untuk lingkup intranet, host yang menggunakan IP Private hanya bisa diakses di linkup intranet saja. Contoh : IP private akses di LAN modem menggunakan IP Private 192.168.1.1
IP Public adalah IP address yang telah ditetapkan oleh InterNIC dan berisi beberapa buah network ID yang dijamin unik yang digunakan untuk lingkup internet, host yang menggunakan IP public dapat diakses oleh seluruh user yang tergabung diinternet baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui proxy/NAT). IP Addressing juga dikelompokkan berdasarkan negara, Indonesia umumnya dimulai dengan kepala 202 & 203. Contoh : P Public adalah akses Speedy modem yang merupakan IP Public 125.126.0.1
b). IP Private
IP Private adalah IP address yang digunkan untuk lingkup intranet, host yang menggunakan IP Private hanya bisa diakses di linkup intranet saja. Contoh : IP private akses di LAN modem menggunakan IP Private 192.168.1.1
2. Perbedaan IP Private dan
IP Public
a). IP Public
Sebuah alamat IP Public yang
ditugaskan untuk setiap komputer yang terhubung pada internet dimana setiap IP
adalah unik. Maka akan tidak bisa ada dua komputer dengan alamat IP Public yang
sama dalam seluruh Internet. Skema pengalamatan memungkinkan komputer untuk
“menemukan satu sama lain” dan melakukan pertukaran informasi. Pengguna tidak
memiliki kontrol atas alamat IP (Public) yang diberikan ke komputer. Alamat IP
Public ditugaskan untuk komputer oleh Internet Service Provider secara langsung
setelah komputer terhubung ke gateway Internet. Sebuah alamat IP Public dapat
berupa statis atau dinamis. Sebuah alamat IP public static tidak dapat berubah
dan digunakan terutama untuk hosting halaman Web atau layanan di Internet. Di
sisi lain sebuah alamat IP Public yang dinamis dipilih dari sebuah pool yang
tersedia pada alamat dan perubahan masing-masing terjadi satu kali untuk
menghubungkan ke Internet. Sebagian besar pengguna internet hanya akan memiliki
IP dinamis yang bertugas untuk setiap komputer. Ketika terjadi disconnetted
atau jaringan terputus apabila menghubungkannya kembali maka otomatis akan
mendapat IP baru.
b). IP Private
Sebuah
alamat IP dianggap pribadi jika nomor IP termasuk dalam salah satu rentang
alamat IP untuk jaringan pribadi seperti Local Area Network (LAN). Internet
Assigned Numbers Authority (IANA) telah mereservd tiga blok berikut ruang
alamat IP untuk jaringan pribadi (jaringan lokal) :
~ Kelas A :
10.0.0.0 – 10.255.255.255 (Total Addresses: 16,777,216)
~
Kelas B : 172.16.0.0 – 172.31.255.255 (Total Addresses: 1,048,576)
~ Kelas C : 192.168.0.0 – 192.168.255.255 (Total Addresses: 65,536)
~ Kelas C : 192.168.0.0 – 192.168.255.255 (Total Addresses: 65,536)
~ Kelas D :
224.0.0.0 – 239.255.255.255
~ Kelas E :
24-.0.0.0 – 255.255.255.255
Alamat IP
Private/Pribadi yang digunakan untuk penomoran komputer dalam jaringan pribadi
termasuk rumah, sekolah dan LAN bisnis di bandara dan hotel yang memungkinkan
komputer dalam jaringan untuk berkomunikasi satu sama lain. Katakanlah
misalnya, jika jaringan X terdiri dari 10 komputer masing-masing dapat
diberikan IP mulai dari 192.168.1.1 ke 192.168.1.10. Berbeda dengan IP publik,
administrator jaringan pribadi bebas untuk menetapkan alamat IP dari pilihannya
sendiri (disediakan nomor IP pada kisaran alamat IP pribadi seperti yang
disebutkan di atas). Perangkat dengan alamat IP private tidak dapat terhubung
langsung ke Internet. Demikian juga, komputer di luar jaringan lokal tidak
dapat terhubung langsung ke perangkat dengan IP pribadi. Hal ini dimungkinkan
untuk menghubungkan dua jaringan pribadi dengan bantuan router atau perangkat
serupa yang mendukung Network Address Translation. Jika jaringan pribadi yang
terhubung ke Internet (melalui koneksi Internet melalui ISP) maka setiap
komputer akan memiliki IP swasta maupun IP publik. Private IP dipakai untuk
komunikasi dalam jaringan dimana IP publik digunakan untuk komunikasi melalui
Internet. Kebanyakan pengguna internet dengan koneksi DSL / ADSL akan memiliki
Ip seperti IP publik.
IP Addressing juga dikelompokkan berdasarkan negara, Indonesia umumnya dimulai dengan kepala 202 & 203
Tiap kelas memiliki 1 slot yang berfungsi sebagai IP Private :
1. Kelas A –> IP 10.x.x.x
2. Kelas B –> IP 172.16.x.x sampai 172.30.x.x
3. Kelas C –> IP 192.168.x.x
IP 127.0.0.1 juga tidak boleh digunakan sebagai IP Public karena berfungsi untuk Local Loop atau L
IP Addressing juga dikelompokkan berdasarkan negara, Indonesia umumnya dimulai dengan kepala 202 & 203
Tiap kelas memiliki 1 slot yang berfungsi sebagai IP Private :
1. Kelas A –> IP 10.x.x.x
2. Kelas B –> IP 172.16.x.x sampai 172.30.x.x
3. Kelas C –> IP 192.168.x.x
IP 127.0.0.1 juga tidak boleh digunakan sebagai IP Public karena berfungsi untuk Local Loop atau L

Tidak ada komentar:
Posting Komentar