Nama : Rudianto
NIM : 20190910133
Kelas : SINFC-2019-04
DHCP
DHCP merupakan singkatan dari Dinamyc Host
Configuration Protocol adalah sebuah layanan yang secara otomatis memberikan
nomor IP kepada komputer yang memintanya. komputer yang memberikan nomor IP
inilah yang disebut sebagai DHCP server.
Sedangkan komputer yang melakukan request disebut
DHCP Client. Fungsi DHCP Seperti yang sudah diterangkan. Fungsi
DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada
komputer yang melakukan request.
Pengertian DHCP Server
DHCP atau Dynamic
Host Configuration Protocol adalah protokol yang berbasis arsitektur
client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu
jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus
memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual.
Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua
komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis
dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat
diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server.
Dalam jaringan, server merupakan komputer yang
tugasnya melayani setiap komputer atau host yang tergabung dalam satu jaringan.
Nah, mudah saja, DHCP server adalah sebuah komputer yang
menjalani fungsi DHCP sebagaimana yang sudah dikatakan pada
awal artikel ini.
DHCP server inilah
yang nantinya akan memberikan pinjaman IP address kepada komputer host yang
terhubung.DHCP server merupakan komputer yang berfungsi memberi pinjaman IP
address ke host yang ada. Sedangkan host yang mendapat pinjaman IP address dari
DHCP server tersebut biasa disebut DHCP Client. Jadi, dimana ada server pasti
ada client juga.
Cara Kerja DHCP Server Dalam Jaringan
Terdapat 4 tahapan yang dilakukan dalam proses
peminjaman IP address pada DHCP. Berikut adalah uraiannya:
Tahap 1: IP Least Request
Tahap pertama ini merupakan tahap dimana si client
dalam jaringan meminta IP address yang tersedia pada DHCP server. Awalnya saat
pertama client terhubung dalam jaringan, client ini akan mencari dulu apakah
ada DHCP server yang bekerja pada jaringan tersebut. Nah, begitu ditemukan,
client akan meminta IP address pada DHCP server yang ada.
Tahap 2: IP Least Offer
DHCP server mendengar broadcast dari client yang
baru terhubung dalam jaringan tadi. Kemudian DHCP server memberikan penawaran
terhadap client tersebut berupa IP address.
Tahap 3: IP Lease Selection
Setelah diberi penawaran oleh DHCP server, client
yang me-request tadi menyetujui penawaran yang diberikan oleh DHCP server. Lalu
si client memberikan pesan kepada DHCP server yang isinya adalah meminta agar
DHCP server meminjamkan salah satu IP address yang tersedia dalam DHCP-pool
yang dimilikinya (DHCP-pool merupakan range IP address yang bisa digunakan oleh
host yang terhubung dengannya).
Tahap 4: IP Least Acknowledge
Pada tahap terakhir ini, DHCP server akan merespon
pesan dari client dengan mengirimkan paket acknowledget yang berupa IP address
dan informasi lainnya yang dibutuhkan. Setelah memberikan IP kepada client,
DHCP server akan memperbaharui database yang mereka miliki.
Sedangkan client akan melakukan inisialisasi dengan
mengikat (binding) nomor IP address yang diberikan tadi dan client sudah bisa
beroperasi pada jaringan tersebut. Untuk lebih mudah memahaminya, pada
saat komputer client dihubungkan ke jaringan, komputer tersebut akan me-request
IP ke DHCP server.
DHCP server menjawab
dengan memberikan informasi terkait IP address (termasuk subnetmask, gateway,
dns dan lainnya) ke komputer client.Setelah meminjamkan IP, DHCP server akan
mencoret IP tersebut dalam daftar pool yang dia miliki. Dan menandakan bahwa IP
tersebut sudah dipinjamkan ke salah satu client.
Namun jika dalam daftar IP pool sudah tidak ada lagi
nomor IP yang tersedia, maka si client tidak akan mendapatkan nomor IP dari
DHCP server, dengan demikian si client tidak akan pernah bisa terhubung ke
jaringan tersebut.
Biasanya peminjaman IP address ini memiliki jangka
waktu tertentu, sesuai dengan yang disetting oleh sang Administrator jaringan.
Nah, setelah periode waktu tertentu, pemakaian IP address pada client
dinyatakan telah selesai.
Kemudian, jika si client tidak melakukan request
ulang, maka maka nomor IP address tersebut akan dikembalikan kepada DHCP
server yang meminjamkan. DHCP server dapat meminjamkan IP tersebut
kepada client lain yang


Tidak ada komentar:
Posting Komentar