Universtas Kuningan
Nama : Rudianto
NIM : 20190910133
Kelas :
SINFC-2019-04
1. Media Jaringan
Perangkat keras yang
dibutuhkan untuk membangun sebuah komputer baik hardware maupun software, yaitu
minimal dua buah komputer, Network inteface card, serta perangkat lain seperti
hub, repeater, router, bridge, file server, dan media tranmisi. Media
transmisi yang digunakan jaringan komputer sebagai sarana penghubung
ada dua macam, yaitu sebagai berikut.
A. Media Transmisi menggunakan Kabel
(Wired Network)
Hampir semua jaringan
komputer yang ada saat ini menggunakan kabel sebagai media transmisi. Media
transmisi ini memiliki keterbatasan jangkauan dan tidak efisien karena banyak
memakai tempat untuk jaringan kabel. Jaringan kabel ini biasanya digunakan
dalam area lokal, misalnya dalam satu gedung atau antargedung dalam satu
lembaga pendidikan. Bila sumber data dan penerima memiliki jarak yang tidak
terlalu jauh, kabel memang dapat digunakan sebagai media transmisi.
Kabel yang sering digunakan sebagai media transmisi antara
lain:
1.Twisted Pair
2. Coaxiax
3.Serat optic,dll
B. Medi Transmisi tanpa
Kabel(WirelessNetwork)
Media transmisi tanpa kabel merupakan komunikasi data dalam jaringan
komputer yang tidak memanfaatkan kabel sebagai media transmisi, melainkan
berupa gelombang elektromagnetik. Jaringan tanpa kabel ini memberikan
keunggulan kepada pemakai untuk dapat mengakses setiap saat di mana pun berada.
Sedangkan kekurangan media transmisi ini adalah kemampuan transfer data lebih
kecil dibandingkan dengan jaringan kabel.
Pada media transmisi ini, masih sering
terjadi gangguan sehingga memungkinkan terjadinya kehilangan data. Jika sumber
data dan penerima data jaraknya cukup jauh atau medannya sulit, maka dapat
digunakan media transmisi radiasi elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara
terbuka berupa:
1. Gelombang Mikro
2. Gelombang radio,dll
1. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
merupakan sepasang kabel yang ditwist/dililit satu sama lain dengan tujuan
untuk mengurangi interferensi listrik yang dapat terdiri dari dua, empat atau
lebih pasangan kabel (umumnya yang dipakai dalam jaringan komputer terdiri dari
4 pasang kabel / 8kabel). UTP dapat mempunyai transfer rate 10 Mbps sampai
dengan100 Mbps tetapi mempunyai jarak yang pendek yaitu maximum 100m.
Terdapat 5 kategori kabel UTP :
1. Category (CAT) 1
Jenis ini digunakan untuk telekomunikasi telepon dan tidak
sesuai untuk transmisi data.
2. Category (CAT) 2
Jenis UTP ini dapat melakukan transmisi data sampai
kecepatan 4 Mbps.
3. Category (CAT) 3
Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan
sampai dengan 10 Mbps.
4. Category (CAT) 4
Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi dengan kecepatan
sampai dengan 16 Mbps.
5. Category (CAT) 5
Merupakan jenis yang paling popular dipakai dalam jaringan
komputer di dunia pada saat ini. Digunakan untuk mengakomodasikan transmisi
dengan kecepatan sampai dengan 100 Mbps.
UTP (Unshielded Twisted Pair) dan STP (Shielded twisted
pair)
Ada dua jenis kabel dengan kawat tembaga
ini yaitu STP dan UTP, akan tetapi yang paling popular adalah kabel lan
UTP.
1. UTP
Kabel
LAN UTP adalah yang paling popular yang terdiri dari 4 pasang kabel yang saling
melilit dengan kode warna khusus yang standard dan diisolasi dengan
plastic. Tingkatan dari kabel UTP ini diindikasikan oleh banyak nya lilitan
atau pumtiran per inchi, tingkat rendahnya attenuasi, kurang nya
tingkat interferensi dan gejala crosstalk. Panjang maksimum per segmen
dari kabel lan ini adalah 100 meter saja, jika lebih panjang dari 100 meter
maka anda tidak bisa menjamin tingginya tingkat attenuasi.
Kecepatan yang bisa dicapai
adalah sampai 1 Gigabit yaitu dari jenis kabel lan UTP Cat5e, yang mana
jumlah puntiran atau lilitan dari pasangan kabel sedikit lebih banyak per inchi
dan ditambah lagi adanya jaket kabel nilon tunggal sebagai insulasi. Jadi
sekali lagi grade dari UTP kabel ini ditentukan oleh banyaknya puntiran per
inchi.
Standard UTP
1. Kabel lan UTP Cat 1, dipakai untuk jaringan telpon.
2. Kabel lan UTP Cat 2, kecepatan maksimum 4 Mbps, aslinya
dimaksudkan untuk
mendukung Token Ring lewat UTP.
3. Kabel lan Cat 3, dengan kecepatan maksimum 10 Mbps. Kabel
lan ini bisa dipakai untuk
jarigan telpon dan merupakan pilihan kabel lan UTP masa silam.
4. Kabel lan UTP Cat 4, kecepatan maksimum adalah 16 Mbps,
umum dipakai jaringan
versi cepat Token Ring.
5. Kabel lan Cat 5, kecepatan maksimum 1 Gigabps, sangat
popular untuk kabel lan
desktop.
6. Kabel lan UTP Cat 5e, dengan kecepatan maksimum 1 Gigabps,
tingkat emisi lebih
rendah, lebih mahal dari Cat 5 akan tetapi lebih bagus untuk
jaringan Gigabit.
7. Kabel lan UTP Cat 6, kecepatan maksimum adalah 1
Gigabps+, dimaksudkan sebagai
pengganti Cat 5e dengan kemampuan mendukung kecepatan-2 multigigabit.
Identifikasi UTP
Anda harus terbiasa
dengan baik untuk bisa mengidentifikasikan cabling ini dengan memeriksa
pin-2 nya. Sebenarnya ada dua macam standard yaitu:
1. T568-A adalah kabel lan UTP jenis straight through, kedua
ujung penempatan kabel
pada pin-2 konektor RJ-45 adalah
sama.
2. T568-B adalah kabel lan UTP jenis cross-over. Anda bisa
perhatikan dengan seksama
pada kabel cross-over ini, pasangan
pin 2 dan 6 dan pasangan pin 1 dan 3 bertukar
tempat.
(Unshielded Twisted Pair) juga memiliki kelebihan serta
kekurangan, diantaranya:
Kelebihan :
a. Murah
b. mudah diinstalasi
c. ukurannya kecil
Kekurangan :
a. rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik
b. jarak jangkauannya hanya 100m
2. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Secara fisik kabel
shielded sama dengan unshielded tetapi perbedaannya sangat besar dimulai dari
kontruksi kabel shielded mempunyai selubung tembaga atau alumunium foil yang
khusus dirancang untuk mengurangi gangguan elektrik. Kekurangan kabel STP
lainnya adalah tidak samanya standar antar perusahaan yang memproduksi dan
lebih mahal dan lebih tebal sehingga lebih susah dalam penanganan
fisiknya Kabel ini terdiri dari 4 pasang kabel yang dipilin (twisted
pair), instalasinya mudah, harganya relatif murah dan cukup handal.
Kelebihan dan kekurangan dari kabel STP (Shielded Twisted
Pair) antara lain :
Kelebihan :
a. lebih tahan terhadap interferensi gelombang
elektromagnetik baik dari dari dalam
maupun dari luar
b. memiliki perlindungan dan antisipasi tekukan kabel
Kekurangan :
a. mahal
b. attenuasi meningkat pada frekuensi tinggi
c. pada frekuensi tinggi, keseimbangan menurun sehingga
tidak dapat mengkompensasi
timbulnya “crosstalk” dan sinyal “noise”
d. susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding)
e. jarak jangkauannya hanya 100m
3. Kabel Coaxial
Kabel coaxial terdiri
atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat
isolasi.Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat
dengan kawat konduktor
tembaga.Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut
konduktor yang menutup
bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh
elektromagnetik. Sedangkan
bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian
tengahnya yang
selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai
pelindung akhir untuk
menghindari dari goresan kabel.
Beberapa jenis kabel coaxial lebih besar dari pada
yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak
jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.
Ada 4 jenis kabel coaxial, yaitu :
· Thinnet atau RG-58 (10Base2)
· Thicknet atau RG-8 (10Base5).
· RG-59
· RG-6
Karakteristik kabel coaxial :
1. Kecepatan dan keluaran 10 - 100 MBps
2. Biaya Rata-rata per node murah
3. Media dan ukuran konektor medium
4. Panjang kabel maksimal yang di izinkan yaitu 500 meter
(medium)
Berikut ini adalah kelebihan serta kekurangan dari
penggunaan kabel koaksial :
Kelebihan :
a. Murah
b. Jarak jangkauannya cukup jauh.
c. Dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan
900 kanal telepon
d. Karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan
terjadi interferensi
dengan system lain.
Kekurangan:
a. susah pada saat instalasi
b. mempunyai redaman yang relative besar, sehingga untuk
hubungan jauh harus dipasang
repeater-repeater
c. Jika kabel dipasang di atas tanah, rawan terhadap
gangguan-gangguan fisik yang dapat
berakibat putusnya hubungan
d. Jangkauannya sangat terbatas dan keandalannya juga sangat terbatas
e. Kabel lan coaxial ini mahal, dan maksimum hanya sampai
kecepatan 10Mbps saja.
4. Wireless
Jaringan
Wireless atau jaringan Wifi memungkinkan kita melakukan komunikasi tanpa
melalui kabel jaringan.Akan tetapi piranti jaringan pada Jaringan ini masih
perlu berkomunikasi dengan piranti lainnya yang ada pada jaringan kabel LAN.
Jaringan wifi menawarkan banyak keuntungan yang tampak (yaitu tanpa kabel) dan
juga beberapa hal lain yang mungkin tidak pernah kita pertimbangkan. Yang
paling nyata adalah sifat praktisnya – mudah dibawa-bawa. Atau bahkan dengan
laptop, anda bisa browsing internet di café, di airport, dan banyak lagi
tempat-2 yang menyediakan hot-spot layanan Internet gratis demi kenyamanan
anda.
Kelebihan serta kekuranga wireless sebagai berikut :
Kelebihan:
a) Dapat dipergunakan untuk komunikasi data dengan jarak
yang jauh sekali.Tergantung
LOS (Line of Sight) dan kemampuan perangkat wireless dalam
memancarkan
gelombang.
b) Sangat baik digunakan pada gedung yang sangat sulit
menginstall kabel
Kekurangan:
a) Sulit diperoleh karena spectrum frekuensi terbatas
b) Biaya instalasi, operasional dan pemeliharaan sangat
mahal Keamanan data kurang
terjamin
c) Pengaruh gangguan (derau) cukup besar
d)Transfer data lebih lambat dibandingkan dengan penggunaan
kabel
a.Jaringan Ad Hoc
Suatu jaringan Ad
Hoc terdiri dari dua atau lebih piranti wireless yang berkomunikasi secara
langsung satu sama lain. Sinyal yang dihasilkan oleh interface adapter Jaringan
Wifi adalah berarah Omni keluar ke rentang jangkauan yang dipengaruhi oleh
faktor-2 lingkungan, dan juga sifat dari piranti yang terlibat. Jangkauan ini
disebut sebagai suatu area layanan dasar (BSA – basic service area).
Jika dua piranti
berdelatan pada jangkauan satu sama lain, mereka bisa berkomunikasi satu sama
lain, dan segera membentuk 2 node jaringan. Piranti jaringan yang berada pada
area layanan dasar disebut suatu set layanan dasar (BSS – basic service set).
b.Jaringan Wireless Ad Hoc
Jika ada satu lagi
piranti wireless mendekat masuk dalam jangkauan BSA ini juga bisa
berpartisipasi dalam jaringan. Akan tetapi jaringan Ad Hoc tidaklah transitive
, artinya jika dua piranti A dan B saling berkomunikasi dalam jangkauan piranti
A, maka jika ada satu piranti C masuk dalam jangkauan piranti B tetapi tidak
masuk dalam jangkauan A, maka piranti C tidak bisa berkomunikasi dengan piranti
A.
c.Jaringan infrastructure
Suatu jaringan
infrastructure menggunakan suatu piranti Wifi yang disebut Access Point (AP)
sebagai suatu bridge antara piranti wireless dan jaringan kabel standard. Suatu
Access Point (yang berisi transceiver wireless compliant) adalah suatu unit
yang menghubungkan ke jaringan Ethernet (atau jaringan kabel lain) oleh suatu
kabel. Jika ada piranti Wifi lain masuk dalam jangkauan wireless Access Point
ini maka ia bisa saling komunikasi dengan jaringan kabel, layaknya mereka
terhubung dengan kabel saja.
Fungsi dari Access
Point adalah seperti bridge transparan, yang secara effektif memperpanjang
kabel jaringan dengan memasukkan piranti wireless didalamnya. Clinet
berkomunikasi dengan AP. Dalam jaringan Infrastructure ini, piranti Wifi
berkomunikasi dengan access point, mereka tidak berkomunikasi satu sama lain
secara langsung.
Makanya walaupun jika kedua piranti wireless berada satu
jangkauan mereka masih harus menggunakan Access Point untuk bisa saling
berkomunikasi.
d.Jaringan Wireless / Wireless Network IEEE 802.11
Jenis yang paling
popular dari Jaringan Wireless alias wifi network sekarang ini adalah yang
berdasarkan standard 802.11, yang disebut secara informal sebagai jaringan
Wifi. Spesifikasi 802.11 mendefinisikan bagaimana dua piranti atau lebih bisa
saling mengirim dan menerima data.
e.Wifi adalah shared LAN
Komunikasi Jaringan
Wireless adalah merupakan shared LAN – berbagi satu jalur LAN yang sama karena
hanya ada satu station saja yang secara effektif dapat mentransmit data pada
satu waktu. Standard 802.11 secara effective bisa menjangkau areal sejauh 100
meter saja. Akan tetapi dengan beberapa teknologi khusus sinyal ini juga bisa
menjangkau areal lebih luas sampai 300-400 meteran.
Jaringan wifi pada
umumnya terdiri dari satu atau beberapa komputer yang dilengkapi adapter
wireless, plus satu atau lebih wireless access point (WAP).Fungsi dari WAP ini
adalah menjebatani atau mengarahkan traffic dari Jaringan wifi ke jaringan
kabel LAN dan sebaliknya. Gambar dibawah ini adalah diagram dari komunikasi
computer dengan adapter wireless dan access point. Access point dilengkapi
dengan dua buah antenna, yang merupakan komponen dari wireless yang
digunakan untuk men-transmit dan receive sinyal radio wireless.
Standard wireless 802.11
Ada banyak standard wireless 802.11 yang digunakan secara
industri yaitu:
1. Standard wireless-B 802.11b
· mentransmit pada rate kecepatan sampai 11 Mbps
menggunakan frequency band 2.4
GHz, berbagi jaringan dengan keluaran maksimum biasanya secara real
terpatok
sekitaran 7 Mbps.
· 802.11b mempunyai range yang bagus akan tetapi bisa
dipengaruhi oleh interferensi
sinyal radio. Banyak dipakai untuk jaringan dirumahan dan banyak
kelemahan disisi
keamanan.
2. Standard wireless 802.11a
· beroperasi pada frequency band 5 GHz dengan transmisi
sampai maksimum 54 Mbps.
· Sangat cocok dan bagus pada aplikasi konferensi dan
video.
· Bekerja dengan bagus pada populasi yang padat
· Tidak bisa beroperasi pada standard 802.11b/g
3. Standard wireless-G 802.11g
· Pengembangan dari bersi 802.11b dengan rate kecepatan
sampai 54 Mbps
· Jangkauan yang lebih pendek (beberapa jenis piranti
wireless-G dikuatkan dengan
technology yang bisa mencakup area yang lebih luas seperti technology
MIMO)
4. Standard wireless-N 802.11n
· Bisa mencapai speed sampai 450 Mbps dengan tiga
spatial data streams secara teoritis
dengan kondisi ideal
· Dengan teknologi MIMO bisa mencakup area sampai
300-400 meteran. Disamping
kecepatannya jauh lebih tinggi dan juga jangkauannya lebih luas,
wireless-N ini dilengkapi
dengan standard keamanan wireless terkini yaitu Wi-Fi Protected Access
(WPA dan
WPA2).
5. Standard wireless AC 802.11ac
802.11ac adalah standard (masih
draft) teknology wifi generasi kelima yang bisa menembus kecepatan sampai
1300Mbps. Banyak sudah diproduksi perangkat wifi dengan teknology wireless ac
ini diantaranya Netgear dengan R6300 wireless ac dual band, Asus RT-AC66,
TP-link Archer dan lain-lain.
5.Kabel Serat Optik (Fiber Optik)
Jenis kabel fiber
optic merupakan kabel jaringan yang jarang digunakan pada instalasi jaringan
tingkat menengah ke atas.Pada umumnya, kabel jenis ini digunakan pada instalasi
jaringan yang besar dan pada perusahaan multinasional serta digunakan untuk
antar lantai atau antar gedung.Kabel fiber optic merupakan media networking
medium yang digunakan untuk transmisitransmisi modulasi.
Fiber Optic
harganya lebih mahal di bandingkan media lain.Fiber Optic mempunyai dua mode
transmisi, yaitu single mode dan multi mode.Single mode menggunakan sinar laser
sebagai media transmisi data sehingga mempunyai jangkauan yang lebih jauh.
Sedangkan multimode menggunakan LED sebagai media transmisi.
Karakteristik kabel fiber optik :
1. Beroperasi pada kecepatan tinggi (gigabit per detik)
2. Mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar
3. Biaya rata-rata pernode cukup mahal
4. Media dan ukuran konektor kecil
5. Kebal terhadap interferensi elektromagnetik
6. Jarak transmisi yang lebih jauh ( 2 - 60 kilometer)
Teknologi fiber optic
atau serat cahaya memungkinkan menjangkau jarak yang besar dan menyediakan
perlindungan total terhadap gangguan elektrik. Kecepatan transfer data dapat
mencapai 1000 mbps serta jarak dalam satu segment dapat labih dari 3.5 km.
kabel serat cahaya tidak terganggu oleh lingkungan cuaca dan panas.Fiber optic
merupakan media transmisi terkini untuk standard Ethernet dalam kabel
lan.
Perbedaan utama dalam hal fungsi antara kabel fiber optic
dan kabel electric:
· Jarak lebih jauh
· Jauh lebih mahal
· Kurang interferensi magnetic, membuatnya lebih ama
· Dapat menunjang keceptan sampai 10Gigabits
Ada dua macam kabel lan dalam piranti optic ini:
· Multimode (MM), menggunakan ukuran diameter fiber
optic lebih luas
· Single mode (SM), menggunakan diameter fiber optic
sangat kecil. Jenis ini sangat mahal
dikarenakan proses fabrikasinya lebih presisi. Kabel
optic ini bisa mencapai jauh lebih
panjang dari pada jenis optic MM.
Di bawah ini merupakan kelebihan serta kekurangan dari fiber
optic :
Kelebihan:
a) kemampuannya yang baik dalam mengantarkan data dengan
kapasitas yang lebih besar
dalam jarak transmisi yang cukup jauh
b) kecepatan transmisi yang tinggi hingga mencapai ukuran
gigabits, serta tingkat
kemungkinan hilangnya data yang sangat rendah.
c) tingkat keamanan fiber optic yang tinggi, aman dari
pengaruh interferensi sinyal radio,
motor, maupun kabelkabel yang berada di sekitarnya, membuat
fiber optic lebih banyak
digunakan dalam infrastruktur perbankan atau perusahaan yang
membutuhkan jaringan
dengan tingkat keamanan yang tinggi.
d) aman digunakan dalam lingkungan yang mudah terbakar dan
panas.
e) fiber optic juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan
kabel tembaga, sehingga lebih
menghemat tempat dalam ruangan network data center di mana
pun
Kekurangan:
a) harganya yang cukup mahal jika dibandingkan dengan
teknologi kabel tembaga. Hal ini
dikarenakan fiber optic dapat mengantarkan data dengan
kapasitas yang lebih besar dan
jarak transmisi yang lebih jauh
b) Kekurangan lainnya adalah cukup besarnya investasi yang
diperlukan untuk pengadaan sumber daya manusia yang andal, karena tingkat
kesulitan implementasi dan deployment fiber optic yang cukup tinggi.